Kalkulator Kepadatan Tebar Ikan
Hitung berapa ekor bibit ikan yang ideal untuk kolam terpal kamu, berdasarkan volume air dan jenis ikan. Masukkan ukuran kolam dan jenis ikan (termasuk lobster air tawar), kalkulator langsung menghitung volume/luas kolam dan rentang jumlah bibit yang disarankan.
Data Kolam
Ini estimasi umum untuk sistem intensif dengan aerasi/sirkulasi yang baik. Kalau kolam belum pakai aerator, sebaiknya pakai angka di batas bawah rentang supaya oksigen tetap cukup.
Kenapa Kepadatan Tebar Penting?
Kepadatan tebar yang terlalu tinggi bikin ikan berebut oksigen dan pakan, gampang stres, dan lebih rentan penyakit. Tapi kepadatan yang terlalu rendah juga bikin kolam tidak efisien — modal kolam dan air jadi tidak sebanding hasilnya.
Patokan Kepadatan Umum (per m3 air)
- Lele: 100-150 ekor/m3 untuk kolam terpal intensif dengan pergantian air rutin.
- Nila: 50-100 ekor/m3, tergantung sistem aerasi.
- Gurame: 15-30 ekor/m3 — gurame lebih sensitif terhadap kepadatan tinggi.
- Ikan Mas: 50-80 ekor/m3.
- Patin: 50-80 ekor/m3.
- Sidat: 30-60 ekor/m3 — lebih rendah dari lele karena pertumbuhannya lambat dan butuh waktu pembesaran lama.
- Belut: 100-150 ekor/m3 (asumsi kedalaman air 30-40 cm, sistem terpal air jernih tanpa lumpur).
- Lobster Air Tawar: 10-20 ekor/m2 dasar kolam (bukan per volume air) — lobster teritorial dan butuh shelter/persembunyian yang cukup supaya tidak saling menyerang.
Angka ini asumsi umum dari praktik budidaya kolam terpal di Indonesia — kondisi air, kualitas pakan, dan ada tidaknya aerator tetap paling menentukan hasil akhir. Mau hitung lebih detail soal masa panen dan untung rugi budidaya lobster? Cek Kalkulator Budidaya Lobster Air Tawar.